© copyright 2017-2020  KLINIK ABORSI RADEN SALEH Since 1995

Metode Aborsi Untuk Menggugurkan Kandungan

Metode Aborsi Di Klinik Aborsi

Aborsi merupakan prosedur yang digunakan untuk menggugurkan kandungan, Setidaknya ada beberapa metode yang dilakukan untuk menggugurkan kandungan pada usia kehamilan tertentu.

Metode yang dibahas ini pun hanya bisa dilakukan atas persetujuan ahli medis. Simak selengkapnya.

Pil Aborsi

Selama bertahun-tahun, warga Prancis, Swedia, dan inggris sudah terbiasa menggunakan pil atau obat tertentu untuk menggugurkan kandungannya. Selain harganya murah dan melakukannya juga lebih mudah. Karena meminum obat aborsi bisa dilakukan di rumah tanpa harus datang ke klinik aborsi bahkan tanpa di dampingi dokter. Untuk mendapatkannya dengan memesan secara online yang mudah kita dapatkan di pencarian google.

yang perlu disadar melakukan aborsi bahwa dengan obat aborsi anda tidak akan pernah tau apakah kehamilan sudah tuntas atau tidak. Ada yang mengaku tidak ada reaksi sama sekali dan ada juga yang mengatakan hanya mengalami pendarahan sepanjang hari. Dengan kondisi itu mereka menjadi ragu apakah kehamilannya masih utuh atau tidak.

Vakum

Pada usia kehamilan 5-12 minggu, prosedur vakum ini bisa dilakukan untuk menggugurkan kandungan. Sebagaimana dilansir dari Contraception About, prosesnya relatif cepat dan biasanya memiliki angka kesuksesan tinggi.

Di Jakarta sendiri telah mendirikan Klinik Aborsi yang melayani aborsi dengan cara vakum aspirasi di jamin keberhasilan dan tuntas.

Kuretse Atau Dilation and Curettage (D&C)

Metode aborsi yang satu ini adalah termasuk prosedur yang cukup mengerikan. Pasalnya pisau tajam dimasukkan ke dalam rahim melalui organ intim wanita untuk mencabik-cabik janin. Potongan janin kemudian dikeluarkan demi membersihkan rahim.

Ekstraksi Atau Intact Dilation and Extraction (D&X)

Ekstraksi merupakan metode aborsi yang paling kontroversial karena dilakukan pada minggu ke-21 usia kehamilan. Sebab batas melakukan aborsi biasanya adalah di bawah usia 20 minggu kehamilan. Metode ini hanya boleh dilakukan untuk menyelamatkan nyawa ibu yang terancam.

Induction abortion
Metode mengakhiri kehamilan ini dilakukan pada trimester kedua atau ketiga usia kehamilan. Metode ini biasanya dilakukan hanya jika ada masalah pada janin atau ibu hamil. Selama proses mengakhiri kehamilan, ibu diberi obat-obatan agar bisa kontraksi dan melahirkan bayinya.