• Klinik Raden Saleh

200% Pasien Klinik Aborsi Kuret Meningkat di Tengah Pandemi Corona


Pasien klinik aborsi meningkat

Jumlah Pasien Klinik Aborsi Meningkat di Tengah Pandemi Corona

klinikaborsiradensaleh.com - Pandemi virus corona telah meningkatkan desakan aborsi. Namun, klinik aborsi di indonesia yang masih menyediakan layanan tersebut melaporkan adanya lonjakan jumlah permintaan menggugurkan kandungan.


"Panggilan yang kami terima bernada sangat panik. Sebagian pasien datang lebih cepat dari jadwal seharusnya karena mereka takut tidak bisa mengakses layanan kami,"

kata Dr. Rina, Sp. OG yang mengelola klinik aborsi kuret di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta. Mayoritas pasien adalah para perempuan yang bingung dengan tekanan ekonomi dan masalah kesehatan yang mungkin terjadi akibat Covid-19. Beberapa klinik juga mendapati sejumlah pasien datang ratusan mil dari negara bagian yang melarang aborsi selama pandemi. Salah satu negara bagian yang sudah menetapkan aturan itu adalah Singapore, sehingga pasien mencari klinik aborsi di negara bagian lain. Klinik Raden Saleh melaporkan, sejumlah 90 penanganan aborsi pada Maret 2020, melonjak menjadi 252 kasus.


Penyedia layanan aborsi di jakarta, memprediksi permintaan aborsi akan terus meningkat selama pandemi. Banyak pasien mengkhawatirkan bagaimana membayar sewa, menghidupi keluarga, dan mengakses ventilator jika diperlukan. Klinik Raden Saleh, penyedia layanan aborsi terbesar di Indonesia, melakukan penyesuaian di tengah masa pembatasan sosial. Provider yang berbasis di Indonesia itu memodifikasi prosedur untuk meminimalisasi perjalanan pasien. Kepala petugas medis Klinik Aborsi Raden Saleh di jakarta, mengatakan stafnya memperluas pengobatan jarak jauh. Ada banyak pasien yang mencari layanan dan mengatakan ini bukan waktu yang tepat untuk memiliki anak.


Baca Artikel : Bahaya dan Resiko Obat Aborsi


Dr. Anne, mengatakan semua layanan di rumah sakitnya di Indonesia sedang dalam tekanan karena banyaknya jumlah pasien Covid-19. Timnya bahkan merujuk wanita yang ingin aborsi ke klinik aborsi raden saleh. Salah satu pasiennya yang berkonsultasi sejak merencanakan kehamilan kini justru meminta aborsi karena kondisi medis yang dia miliki membutuhkan beberapa kunjungan ke rumah sakit. Pasien itu takut rumah sakit menjadi tempat yang tidak aman.


Ketika banyak bisnis tutup sementara, pusat kehamilan Klinik Raden Saleh yang bermarkas di Jakarta Pusat tetap buka. Klinik Aborsi Raden Saleh mengawasi sekitar 1.100 pusat yang tetap bersiaga selama pandemi dan mengupayakan penggalangan dana. Mereka mencatat bahwa kehamilan yang tidak direncanakan dapat meningkat selama karantina mandiri.


Dengan catatan diatas menjelaskan bahwa klinik aborsi raden saleh merupakan klinik aborsi yang menjadi acuan serta rujukan bagi pasien dari seluruh rumah sakit di indonesia yang melakukan aborsi kuret di tengah pandemi covid-19 ini khususnya di jakarta.



20 tampilan