KLINIK ABORSI TEMPAT ABORSI

KLINIK RADEN SALEH

klinikaborsiradensaleh.com adalah Klinik aborsi atau klinik kuret yang memegang sertifikasi Legal dari Dinas Kesehatan Indonesia untuk memberikan pelayanan terbaik tindakan aborsi kuret yang baik dan benar.

​​​

Klinik raden saleh merupakan tempat aborsi yang menjadi acuan seluruh dokter spesialis kandungan dan rujukan dari semua rumah sakit, klinik kesehatan wanita di indonesia. Mempunyai 10 Dokter Kandungan dan 50 Team Medis profesional yang handal dan terpercaya untuk melakukan tindakan kuret atau aborsi

Cari
  • Klinik Raden Saleh

Anjuran Dokter Kandungan untuk Perawatan setelah melakukan Aborsi di Klinik Aborsi Raden Saleh

Diperbarui: 6 hari yang lalu


Sebenarnya tidak ada wanita yang menginginkan tindakan aborsi. Akan tetapi apabila suatu kandungan dapat membahayakan kondisi kesehatan ibu hamil maka tindakan aborsi boleh saja di lakukan. Tidak ada tindakan medis yang tidak memiliki resiko atau efek samping. Pastinya semua tindakan medis memiliki dampak resiko atau efek samping. Maka dari itu walaupun tindakan aborsi secara medis di tangani oleh dokter ahli kandungan, pastinya membutuhkan perawatan yang kusus setelah melakukan tindakan aborsi tersebut.


Maka dari itu klinik Aborsi Raden Saleh memberikan tips tata cara bagaimana merawat kesehatan setelah melakukan tindakan aborsi. Akan tetapi alangkah baiknya anda harus mengetahui seperti apa efek samping setelah anda melakukan tindakan aborsi.


Apa yang biasanya terjadi setelah melakukan aborsi ?

Berbagai tindakan aborsi yang dilakukan oleh masyarakat umum, mulai dari menggunakan obat penggugur kandungan, jamu tradisional ataupun tindakan aborsi yang dilakukan langsung oleh dokter spesialis kandungan di klinik aborsi. Cara aborsi tersebut pastinya berbeda beda efek sampingnya dan tergantung bagaimana cara penanganan aborsi tersebut dilakukan. Adapun kami akan menerangkan hal-hal yang bisa terjadi setelah melakukan tindakan aborsi yang di tangani dokter spesialis kandungan di klinik aborsi, diantaranya :

  • Muncul flek darah selama 3-6 minggu meskipun saat sedang tidak menstruasi. Bercak darah ini berbeda-beda tiap orang, ada yang dalam jumlah sedikit, ada juga yang banyak.

  • Beberapa orang mengeluarkan gumpalan darah seperti yang bisa Anda temukan saat menstruasi. Gumpalan ini bentuknya bisa lebih besar dari biasanya.

  • Perut terasa kram mirip seperti kram perut saat menstruasi

  • Rasa nyeri, bengkak dan tidak nyaman di payudara

  • Beberapa hari setelah aborsi merasa kelelahan


Baca Artikel : Bahaya Obat Aborsi


Apa yang harus dihindari setelah melakukan Aborsi ?

Setelah melakukan tindakan aborsi, wanita kemungkinan akan lebih rentan terhadap infeksi sebab mereka masih memerlukan waktu untuk menutup leher rahim.

Untuk mengurangi resikonya, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari, yakni jangan melakukan seks hingga melakukan penetrasi dan memasukan apapun ke vagina selama 1-2 minggu.


Selain itu, sebaiknya tidak menggunakan kolam renang selama 1-2 minggu setelah aborsi. Mandi juga tidak disarankan selama 48 jam setelah aborsi. Sebab, jika vagina basah, ini bisa meningkatkan risiko infeksi.


Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi kehamilan baru karena Walaupun janin yang ada didalam rahim sudah di keluarkan dengan cara vakum, hormon si wanita masih belum stabil seperti semula. Jika dalam waktu 1-2 bulan setelah tindakan aborsi berlangsung ada sperma yang masuk (walaupun sedikit) maka 96% pasien tersebut akan medapatkan kehamilan baru kembali.


Kapan Harus Ke Dokter ?

Selain jadwal pemeriksaan selanjutnya yang diberikan dokter pasca aborsi, jika ada kondisi-kondisi tertentu Anda tak usah menunggu lagi. Segera konsultasikan ke dokter tanpa harus menunggu jadwal pemeriksaan, jika hal ini terjadi:

  • Demam

  • Perdarahan makin berat, darah yang keluar semakin banyak, dalam 1 jam bahkan bisa membutuhkan 2 pembalut karena darah sangat banyak.

  • Rasa nyeri yang sangat kuat di area vagina. Rasanya sakit yang menusuk dan terus menerus

  • Rasa nyeri perut yang sudah tak wajar lagi sakitnya

  • Keluarnya cairan vagina yang berbau tajam disertai demam

  • Nyeri panggul yang parah


Banyak sekali hal yang perlu di perhatikan pasca aborsi. Sangat kami sarankan untuk melakukan istirahat lebih banyak dari biasanya selama beberapa hari kedepan. Jangan terlalu melakukan kegiatan atau pekerjaan berat.


Berikut saran kami setelah anda melakukan tindakan aborsi. Apabila anda merasakan hal yang sangat mengganggu kami sarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter di Klinik aborsi atau anda bisa menghubungi nomor telpon yang sudah kami sediakan.



0 tampilan