• Klinik Raden Saleh

Hamil di Tengah Pandemi Corona, Harus Bagaimana? Ternyata ini Solusinya


Hamil di Tengah Pandemi Corona

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mencatat sebanyak 3.219 perempuan daerah setempat diketahui hamil saat masa pandemi corona sekarang ini.

Jumlah ibu hamil meningkat sebanyak 105% saat pelaksanaan imbauan tetap di rumah saja dibandingkan tahun sebelumnya di bulan yang sama.

 "Pada tahun ini telah adanya peningkatan jumlah perempuan positif hamil di bulan Januari hingga Maret mencapai 105% berjumlah total 3.219 orang selama masa imbauan di rumah saja saat pandemi corona.

Tahun sebelumnya di tiga bulan sama mencapai 1.500 orangan," jelas Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Yuyun Darmawan


Yuyun menambahkan, banyak perempuan hamil di saat pandemi Covid-19 terjadi pada usia muda dan tua berkisar antara umur 20 sampai 45 tahun bagi perempuan masa subur.

Hasil pencatatan ini merupakan jumlah akumulatif per bulan yang didapatkan dari Puskesmas, rumah sakit bersalin dan bidan-bidan praktik di seluruh wilayah Kota Tasikmalaya.


Baca : 200% Pasien meningkat di Klinik Aborsi Raden Saleh


Jumlah tersebut masih bisa kembali bertambah karena masa peperangan melawan wabah corona ini masih berlangsung sampai beberapa bulan ke depan yang belum diketahui kapan berakhir pastinya. Edi mengimbau agar lebih baik tidak hamil dulu, terutama bagi pasangan muda. Bukan tanpa alasan, hamil di tengah pandemi justru membahayakan.

“Kalau hamil ada yang rasa mual, malas makan, akhirnya kan akan berdampak penurunan daya tahan tubuh, itu sangat riskan dengan kondisi penyebaran virus corona seperti ini,” jelasnya.


"Para perempuan positif hamil bulan Januari mencapai 1.111 orang, Februari 1.106 orang dan Maret 1.002 orang dengan jumlah paling banyak di Kecamatan Cibeureum 238 orang, Tamansari 217 orang dan Mangkubumi 244 orang," ujar dia.

Hal sama diungkapkan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat. Menurutnya, jumlah ibu hamil di Kota Tasikmalaya tahun ini telah terjadi peningkatan drastis selama masa imbauan di rumah saja saat pandemi Covid-19.


Baca : Manfaat keberadaan klinik raden saleh


Menunda Kehamilan Di Klinik Raden Saleh

Klinik Raden Saleh

Menunda kehamilan juga banyak dilakukan pada pasangan “pra-nikah” zaman sekarang yang sudah melakukan hubungan seksual. Zaman sekarang faktor pergaulan bebas semakin merasuki anak-anak muda. Klinik aborsi sudah menjadi solusi di zaman teknologi modern seperti sekarang ini. klinik raden saleh sebagai tempat menggugurkan kandungan yang aman untuk mereka yang menunda kehamilan untuk alasan tertentu.


Kalau memang teori pada penelitian tadi benar, hubungan semacam itu hanya akan membangkitkan respon imun dalam tubuh si perempuan terhadap komponen antigen laki-laki. Penelitian juga membuktikan, pada para wanita tuna susila banyak dijumpai efektor respon imun. Baik imun seluler maupun imun humoral yang dibawa oleh antibodi. Apalagi dalam semalam bisa berganti-ganti pasangan. Dalam hal ini tentu menguntungkan bagi para pekerja seks karena akan sulit mengalami kehamilan atau kalaupun mengalami pembuahan akan mudah terjadi keguguran.

Baca : Tanda Hamil 1 Minggu


Namun sekali lagi, hasil penelitian soal antibodi anti sperma tadi masih menjadi pro dan kontra. Kalau pun karena masalah antibodi yang meningkat belum tentu karena konsepsi itu saja, tetapi mungkin bisa juga karena dalam tubuh si wanita secara alami terbentuk antibodi anti sperma yang kuat. Kasus infertilitas / ketidaksuburan memang melibatkan banyak faktor. Jadi, alat kontrasepsi apakah yang paling aman untuk menunda kehamilan dan terbebas dari segala kemungkinan di atas?

Sebaiknya menggunakan alat kontrasepsi kondom. “Sarung pelindung” ini dipandang sebagai kontrasepsi terbaik dari segi imunologis. Sebenarnya semua jenis kontrasepsi yang disebutkan di atas sah-sah saja digunakan. Toh juga kalau pun wanita tersebut susah hamil dikarenakan pengaruh kontrasepsi, mereka masih bisa menjalani terapi oleh dokter agar mudah memperoleh keturunan. Efek itu tidak permanen.

Namun alangkah baiknya, anda sebisa mungkin menggunakan kondom sebagai cara menunda kehamilan (alat kontrasepsi). Ia akan mencegah terjadinya pembuahan sekaligus mencegah kontak antara antigen pria dengan sistem imun wanita, sehingga antibodi pada tubuh wanita tidak meningkat.


Bagaimana jika menunda kehamilan apabila sudah terjadi pembuahan? maka anda membutuhkan tindakan aborsi oleh dokter di bidang Spesialis Obstetri dan Ginekologi. Anda dapat datang ke Klinik raden saleh dan berkonsultasi dengan tim dokter Sp.OG yang kami miliki. Tempat aborsi berupa klinik dengan peralatan yang dijamin modern dan lengkap.


4 tampilan