KLINIK ABORSI TEMPAT ABORSI

KLINIK RADEN SALEH

klinikaborsiradensaleh.com adalah Klinik aborsi atau klinik kuret yang memegang sertifikasi Legal dari Dinas Kesehatan Indonesia untuk memberikan pelayanan terbaik tindakan aborsi kuret yang baik dan benar.

​​​

Klinik raden saleh merupakan tempat aborsi yang menjadi acuan seluruh dokter spesialis kandungan dan rujukan dari semua rumah sakit, klinik kesehatan wanita di indonesia. Mempunyai 10 Dokter Kandungan dan 50 Team Medis profesional yang handal dan terpercaya untuk melakukan tindakan kuret atau aborsi

Cari
  • Klinik Raden Saleh

Tempat menggugurkan kandungan yang menjamin keberhasilannya

Diperbarui: 6 hari yang lalu

Ketika kebanyakan orang mencari informasi bagaimana cara menggugurkan kandungan yang murah dan aman bagi kesehatan, seringkali melakukan point-point yang sebenarnya membahayakan bagi kesehatan seperti mengkonsumsi obat aborsi atau meminum alkohol demi melunturkan kandungannya tersebut yang tidak sama sekali di anjurkan oleh dokter spesialis kandungan. Karena cara-cara tersebut membahayakan kesehatan dan keselamatan pasien yang hendak melakukan aborsi.


Klinik Raden saleh atau Tempat gugurkan kandungan paling aman di Jakarta ialah Klinik Aborsi Raden Saleh karena di klinik ini mempunyai predikat 100% Legal dan ditangani oleh Dokter Spesialis Kandungan yang sangat berpengalaman, selain itu tempat aborsi ini menjamin akan keselamatan pasien dengan hanya memerlukan waktu 2 - 3 Jam Proses Aborsi.

Baca artikel lainnya : Alamat klinik raden saleh


Bahaya Hamil Saat Usia Muda & Remaja

Pemerintah Indonesia memberlakukan peraturan pembatasan usia pernikahan karena memiliki alasan yang sangat penting bagi kesehatan wanita yaitu mencegah terjadinya kehamilan dini. pada remaja karena kehamilan dini pada remaja dapat menimbulkan resiko kesehatan pada wanita dan meyebabkan kematian serta kelahiran bayi prematur.


Menurut Dokter Spesialis Obsentri & Ginekologi Kehamilan yang terjadi pada wanita dibawah usia 22 tahun sangat beresiko tinggi bagi kesehatan, Banyak kelainan dapat terjadi pada si ibu dan pada janin dikarenakn kondisi fisik si ibu yang belum sempurna karena si ibu masih berusia remaja yang belum cukup umur untuk mengandung.


Baca artikel lainnya : Dokter aborsi


Pada perempuan usia remaja atau di bawah 18 tahun, pertumbuhan pinggulnya belum sempurna. Merekapun akhirnya berisiko mengalami kelainan pinggul. Tak sedikit yang harus melahirkan dengan operasi caesar karena pinggul yang belum tumbuh sempurna sehingga persalinan normal sulit dilakukan. Berikut beberapa bahaya yang mengancam bila wanita menikah dan hamil di usia muda (sebelum 22 tahun).


Secara organ reproduksi ia belum siap untuk berhubungan atau mengandung, sehingga jika hamil berisiko mengalami tekanan darah tinggi (karena tubuhnya tidak kuat). Kondisi ini biasanya tidak terdeteksi pada tahap-tahap awal, tapi nantinya menyebabkan kejang-kejang, perdarahan bahkan kematian pada ibu atau bayinya.


Sel telur yang dimiliki oleh perempuan tersebut belum siap. Berisiko mengalami kanker serviks (kanker leher rahim), karena semakin muda usia pertama kali seseorang berhubungan seks, maka semakin besar resiko daerah reproduksi terkontaminasi virus. Menikah di usia muda membuat wanita secara permanen menjadi tidak mandiri dan selalu bergantung pada suaminya, sehingga nantinya akan mempengaruhi pada status sosial dan ekonomi.


Karena beberapa sebab tertentu, beberapa wanita terkadang terpaksa menggugurkan kandungan (aborsi). Beberapa sebab yang melatarbelakangi terjadinya aborsi adalah kehamilan karena perbuatan perkosaan, kehamilan bermasalah (janin tidak berkembang, kehamilan di luar kandungan), kehamilan di luar nikah, dan kehamilan yang membahayakan nyawa ibu (ibu memiliki penyakit berat).


ABORSI DI RUMAH SAKIT

Rumah sakit merupakan salah satu penyedia layanan aborsi yang legal dan aman. Dengan penanganan oleh dokter spesialis yang berpengalaman serta tersedianya peralatan yang lengkap dan canggih, keberhasilan tindakan aborsi bisa mencapai hampir 100 %.


Sebelum pelaksanaan aborsi, terlebih dahulu akan dilakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan ibu, umur kehamilan, dan kondisi janin. Dari hasil pemeriksaan barulah dokter akan menyimpulkan apakah tindakan aborsi merupakan tindakan yang paling tepat untuk dilakukan? 

Kuretase merupakan tindakan operasi yang dilakukan untuk membersihkan rahim dari janin dan jaringan lainnya. Beberapa waktu lalu kuretase sangat ditakutkan para wanita karena rasa sakitnya melebihi sakit saat melahirkan. Namun kini wanita yang menjalani aborsi tidak perlu khawatir karena adanya peralatan yang canggih sehingga kuretase tidak lagi menyakitkan.


Baca artikel lainnya : Biaya aborsi harga kuret

Setelah menjalani kuretase, maka pasien akan mendapatkan perawatan setelah aborsi

Rawat inap

Pasien akan menjalani rawat inap di rumah sakit selama beberapa hari tergantung pada kondisi kesehatannya. Biasanya ini terjadi pada wanita yang aborsi dengan kehamilan usia diatas 3 bulan.


Selama menjalani rawat inap, pasien akan terus dipantau kesehatannya. Jika kesehatannya semakin membaik (tidak mengalami pendarahan/ komplikasi lain), maka pasien segera diperbolehkan pulang.


Baca artikel lainnya : Perawatan paska aborsi

Lain halnya bila usia kandungan dibawah 3 bulan, aborsi hanya dilakukan dengan proses paling lama yaitu 15 menit. Tentunya klinik aborsi atau rumah sakit tersebut memiliki peralatan yang sudah canggih seperti yang disebut diatas.


Obat-obatan dan vitamin

Selama menjalani rawat inap, dokter akan memberikan obat antibiotik untuk mencegah infeksi. Selain itu juga beberapa vitamin untuk memulihkan kondisi rahim agar cepat pulih.


Menjaga pola makan

Setelah diperbolehkan pulang, perawatan aborsi harus terus dilakukan. Pasien harus terus memperhatikan pola makan. Makan makan bergizi, seperti sayur yang mengandung zat besi dan minum susu yang berkalsium tinggi untuk menambah darah dan pemulihan kesehatan.


Perhatikan beberapa pantangan

Selama menjalani perawatan, ada beberapa hal yang menjadi pantangan sehingga harus dihindari yaitu; makanan pedas, makanan asam, minuman bersoda, dan minuman beralkohol. Selain itu kurangi pekerjaan yang terlalu berat/ melelahkan. Dan jangan melakukan hubungan suami istri selama 40 hari. Hal ini untuk menjaga kondisi rahim agar pulih sepenuhnya.

Berkonsultasilah sebelum melakukan tindakan aborsi, langsung dengan dokter Spesialis Kandungan di layanan yang telah kami sediakan, atau bisa juga membaca terlebih dahulu di website resmi kami.


Demikian beberapa hal yang harus dilakukan selama perawatan setelah aborsi yang dikutip melalui  Klinik raden saleh.

0 tampilan