© copyright 2017-2020  KLINIK ABORSI RADEN SALEH Since 1995

PROSEDUR ABORSI DI

KLINIK RADEN SALEH JAKARTA

Setiap pasien yang datang ke Klinik Aborsi Raden Saleh pada awalnya harus mendaftarkan diri dulu di meja pendaftaran. Yang kami Perlukan disini identitas pasien seperti nama, umur dan alamat pasien.

 

Ini kami perlukan untuk mencantumkan nama pasien di kartu berobat yang akan dibutuhkan seminggu kemudian pada waktu kontrol berikutnya setelah pasca tindakan kuret aborsi. Pada pendaftaran ini dikenakan biaya Rp.200 rb sebagai biaya periksa, konsultasi dan sudah termasuk biaya USG.


Pemeriksaan kehamilan sebelum dilakukan aborsi

konsultasikan terlebih kepada dokter. Sampaikan kondisi anda, kondisi kesehatan, usia kehamilan, dan penyebab anda ingin melakukan aborsi.
Pada saat itu, anda akan mendapatkan informasi seputar aborsi. Informasi tentang metode aborsi, dan metode yang cocok untuk anda


Pemeriksaan dan konsultasi ini sangatlah penting dilakukan, Dokter akan mempelajari histori kesehatan anda untuk memastikan apakah pasien tersebut bisa dilakukan tindakan Aborsi atau tidak, demi menjamin kesehatan dan keselamatan pasien agar terhindar dari pasca aborsi.


Penentuan biaya aborsi atau Harga kuret di Klinik Raden Saleh
Dari pemeriksaan di atas tadi apabila pasien tersebut kami nyatakan bisa di aborsi maka kami bisa memberikan berapa kisaran harga aborsi yang pastinya sangatlah terjangkau apabila tidak ada faktor resiko dari kondisi pasien sebelumnya seperti yang kami jelaskan pada “Biaya Kuret Dan Harga Aborsi“.


Sebagai gambaran atau kisaran harga kuret di klinik raden saleh adalah:

  • Biaya kuret usia kehamilan 1 bulan : 3,5jt (kodisi normal), apabila ada faktor resiko atau penyakit lain biasanya ada penambahan biaya 1jt.

  • Harga aborsi usia kehamilan 2 bulan : 4jt (kondisi normal), sama dengan di atas.

  • Tarif aborsi usia kehamilan 3 bulan : (hubungi kami terlebih dahulu)


Untuk penjelasan yang lebih lengkap silahkan hubungi kami di nomor telepon yang sudah kami sediakan.


Pelaksanaan tindakan aborsi

Sebelum dilakukan aborsi maka pasien dibawa masuk ke ruangan tindakan yang sudah disiapkan. Di ruangan ini Dokter akan memberi suntikan anestesi atau bius total. Jika dokter memberi suntikan anestesi umum, Anda akan benar-benar tidak sadar selama aborsi.

kemudian dokter akan lakukan kuret dengan cara penyedotan melalui suction (alat sedot dengan selang karet dan canula diujungnya). Canula ini berupa sedotan/pipet yang terbuat dari karet yang dimasukkan ke mulut rahim kemudian disedot isi rahim tersebut dan dialirkan melalui selang.

 

cara ini benar-benar teknik aborsi aman dan sangat praktis dan efektif karena tidak menyebabkan pendarahan dan tidak ada robekan di mulut rahim atau dalam vagina. waktu yang dibutuhkan untuk tindakan juga sangat singkat yaitu kurang lebih 10 menit sudah selesai tindakan.


Ruang istirahat Di Klinik Raden Saleh

Seteleh selesai tindakan aborsi maka pasien akan dipindahkan ke ruang istirahat. dan kami adakan observasi dan memberikan obat penghilang rasa mules pasca aborsi jika ada sambil menunggu kondisi pasien pulih dan stabil. Disini hanya membutuhkan waktu 10 – 15 menit bahkan ada yang masih 5 menit sudah minta pulang. Jika kondisi pasien sudah baik maka sudah bisa diperbolehkan pulang.


Larangan atau pantangan pasca aborsi Sebagai berikut :


1. Beraktivitas terlalu berat
Salah satu pantangan pasca kuret tentu saja terkait dengan aktivitas fisik Anda. Dokter kandungan tentu saja akan menyarankan agar menghindari melakukan kegiatan fisik yang terlalu berat.


2. Makan sembarangan
Dokter memang tidak akan melarang Anda menyantap jenis makanan tertentu. Namun, pastikan Anda mengonsumsi makanan bergizi, seimbang, dan mengurangi makanan berminyak serta makanan berlemak.


Jangan lupa minum air putih yang cukup, dan penuhi kebutuhan gizi dengan mengonsumsi sayuran hijau, buah-buahan.


3. Berhubungan seks terlalu cepat
Bagi Anda yang baru saja mengalami keguguran, salah satu hal yang perlu dihindari adalah melakukan hubungan seksual selama sebulan atau setidaknya 14 hari setelah kuret.


Biasanya dokter akan menyarankan sampai perdarahan berhenti. Hal ini dilakukan untuk mencegah masuknya bakteri ke dalam rahim yang dapat menyebabkan infeksi. Dan tentu saja bertujuan untuk menjaga rahim dalam kondisi sehat.


karena bila hal ini dilanggar akan bisa menyebabkan pendarahan karena terjadinya kontraksi rahim ketika terjadi rangsangan.


4. Membersihkan area vagina secara berlebihan
Salah satu pantangan yang perlu diperhatikan setelah pasca aborsi adalah hindari memasukkan apapun ke dalam area vagina. Termasuk juga tidak boleh membersihkan organ intim menggunakan cairan pembersih vagina atau douche.


5. Terburu-buru untuk hamil lagi
Hampir semua pasangan suami istri tentu saja menginginkan untuk memiliki anak, namun setelah mengalami keguguran dan dikuret dianjurkan agar menunda kehamilan lebih dulu. Setidaknya kurang lebih 3 bulan.


Tujuan ini untuk memastikan organ reproduksi sehat, kembali ke bentuk semula. Selain itu tentu saja diperlukan kesiapan fisik dan emosi untuk hamil lagi.


Demikianlah prosedur aborsi yang kami Berikan di Klinik Aborsi Raden Saleh ini dan jika masih ada yang hendak ditanyakan jangan enggan ataupun sungkan untuk menghubungi kami, karena semua privasi dan kondisi pasti akan kami jaga.